Jenis Vaksin Covid yang Digunakan di Indonesia dan Dunia

Jenis Vaksin Covid yang Digunakan di Indonesia dan Dunia

Smallest Font
Largest Font

Pandemi yang melanda dunia beberapa tahun terakhir telah memicu revolusi besar dalam industri bioteknologi dan kesehatan global. Salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah medis modern adalah pengembangan berbagai jenis vaksin covid dalam waktu yang relatif singkat namun tetap mengedepankan standar keamanan yang ketat. Vaksinasi bukan hanya tentang melindungi diri sendiri, melainkan sebuah upaya kolektif untuk membangun kekebalan kelompok atau herd immunity guna memutus rantai penyebaran virus SARS-CoV-2.

Hingga saat ini, para ilmuwan telah mengembangkan berbagai platform teknologi untuk menciptakan respons imun yang efektif. Mulai dari metode konvensional yang menggunakan virus yang dilemahkan hingga teknologi mutakhir berbasis genetik, masyarakat kini memiliki akses terhadap beragam opsi perlindungan. Memahami perbedaan di balik setiap teknologi vaksin sangatlah penting agar kita dapat menyikapi informasi kesehatan dengan lebih bijak dan objektif.

Proses penelitian jenis vaksin covid di laboratorium modern
Ilmuwan saat meneliti berbagai jenis vaksin covid untuk memastikan efikasi terhadap varian baru.

Memahami Platform Teknologi di Balik Vaksin Covid

Sebelum kita membedah satu per satu merek vaksin yang tersedia, penting untuk memahami bahwa tidak semua vaksin dibuat dengan cara yang sama. Secara garis besar, terdapat empat platform utama yang digunakan dalam pengembangan jenis vaksin covid di tingkat global.

  • Inactivated Virus: Menggunakan virus SARS-CoV-2 yang telah dimatikan (dinonaktifkan) sehingga tidak dapat menyebabkan penyakit, namun tetap mampu memicu respons imun.
  • RNA Messenger (mRNA): Teknologi ini tidak menggunakan virus hidup. Sebaliknya, ia memberikan instruksi genetik kepada sel tubuh untuk memproduksi protein spesifik yang memicu sistem kekebalan.
  • Viral Vector: Menggunakan virus lain yang tidak berbahaya (seperti Adenovirus) sebagai kendaraan untuk mengirimkan materi genetik virus corona ke dalam sel tubuh.
  • Protein Subunit: Hanya menggunakan fragmen protein tertentu dari virus untuk merangsang sistem imun tanpa melibatkan materi genetik.
"Vaksinasi adalah instrumen kesehatan masyarakat yang paling kuat untuk mencegah kesakitan parah dan kematian akibat infeksi virus corona yang terus bermutasi."

Daftar Jenis Vaksin Covid dan Karakteristiknya

Setiap negara memiliki kebijakan berbeda dalam memberikan izin penggunaan darurat (EUA) terhadap vaksin tertentu. Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menguji dan mengizinkan beberapa jenis vaksin covid yang terbukti aman dan efektif bagi berbagai kelompok usia.

1. Sinovac (CoronaVac)

Vaksin asal perusahaan Tiongkok ini merupakan salah satu yang paling awal digunakan di Indonesia. Menggunakan platform Inactivated Virus, Sinovac dikenal memiliki profil efek samping atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang cenderung ringan. Keunggulan utamanya terletak pada kemudahan distribusi karena hanya memerlukan suhu penyimpanan lemari es standar (2-8 derajat Celcius).

2. Pfizer-BioNTech (Comirnaty)

Pfizer menggunakan teknologi mRNA yang dianggap sebagai terobosan besar. Vaksin ini memiliki tingkat efikasi yang sangat tinggi dalam mencegah gejala berat. Namun, Pfizer memerlukan rantai dingin yang sangat ekstrem (suhu sub-nol) untuk menjaga kestabilan molekul mRNA-nya, yang menjadi tantangan logistik tersendiri di daerah terpencil.

Penyimpanan dingin jenis vaksin covid mRNA
Penyimpanan khusus yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas jenis vaksin covid berbasis mRNA.

3. AstraZeneca (Vaxzevria)

Dikembangkan oleh Universitas Oxford, AstraZeneca menggunakan platform Viral Vector. Vaksin ini menjadi andalan global karena harganya yang lebih terjangkau dan komitmen produsennya untuk distribusi non-profit selama masa pandemi akut. Di Indonesia, AstraZeneca digunakan secara luas baik untuk dosis primer maupun booster.

4. Moderna (Spikevax)

Serupa dengan Pfizer, Moderna juga memanfaatkan platform mRNA. Vaksin ini sering kali menjadi pilihan utama untuk tenaga kesehatan sebagai dosis penguat (booster) karena kemampuannya dalam meningkatkan kadar antibodi secara signifikan dalam waktu singkat.

Perbandingan Efikasi dan Metode Pemberian

Untuk memudahkan Anda memahami perbedaan antara berbagai jenis vaksin covid, tabel berikut menyajikan data ringkas mengenai efikasi dan platform yang digunakan oleh masing-masing produsen utama.

Nama Vaksin Platform Teknologi Efikasi (Rata-rata) Jumlah Dosis Primer
Sinovac Inactivated Virus 65% - 91% 2 Dosis
Pfizer mRNA 95% 2 Dosis
AstraZeneca Viral Vector 70% - 76% 2 Dosis
Moderna mRNA 94.1% 2 Dosis
Novavax Protein Subunit 90% 2 Dosis

Penting untuk dicatat bahwa angka efikasi dapat berubah tergantung pada varian virus yang mendominasi, seperti varian Delta atau Omicron. Namun, semua ahli sepakat bahwa semua jenis vaksin covid yang telah mendapatkan izin resmi sangat efektif dalam mencegah risiko rawat inap dan kematian.

Proses penyuntikan berbagai jenis vaksin covid
Proses administrasi vaksinasi yang dilakukan oleh tenaga profesional untuk memastikan keamanan pasien.

Mengelola Efek Samping Pasca Vaksinasi

Banyak orang merasa khawatir terhadap efek samping setelah menerima salah satu dari jenis vaksin covid di atas. Secara medis, munculnya reaksi seperti demam ringan, nyeri di bekas suntikan, atau rasa lelah merupakan tanda bahwa sistem imun tubuh sedang belajar mengenali dan melawan komponen virus. Reaksi ini umumnya bersifat sementara dan akan hilang dalam waktu 24 hingga 48 jam.

Para ahli menyarankan untuk mencukupi hidrasi, istirahat yang cukup, dan mengonsumsi parasetamol jika diperlukan setelah mendapatkan suntikan. Jika Anda memiliki riwayat alergi berat terhadap bahan tertentu dalam vaksin, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis sebelum memutuskan jenis mana yang akan diambil.

Menentukan Langkah Terbaik untuk Perlindungan Jangka Panjang

Pada akhirnya, perdebatan mengenai mana jenis vaksin covid yang terbaik sebenarnya kurang relevan dibandingkan dengan kecepatan kita dalam mendapatkan proteksi. Vaksin terbaik adalah vaksin yang paling cepat tersedia untuk Anda gunakan. Mengingat virus terus bermutasi, menjaga status vaksinasi tetap diperbarui (up-to-date) melalui dosis booster adalah langkah paling rasional yang bisa diambil saat ini.

Jangan menunda vaksinasi hanya karena menunggu merek tertentu jika otoritas kesehatan setempat sudah menyediakan stok yang ada. Perlindungan kolektif hanya akan tercipta jika mayoritas populasi memiliki tingkat antibodi yang memadai. Dengan memahami berbagai jenis vaksin covid, kita diharapkan tidak lagi termakan oleh hoaks dan dapat berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas kesehatan nasional di masa depan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow